Ilyas Hamid, Ternyata Rumah pun tak Punya

Posted: October 9, 2011 in Books

PENGGALAN lirik lagu dangdut yang cukup populer pada era 1990-an itu, tampaknya cocok untuk menggambarkan betapa tragisnya nasib Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid. Ia akan menyerahkan jabatan yang sudah dipangkunya selama hampir lima tahun itu, ke penjabat sementara penggantinya, Senin (10/10) besok.

Seiring dengan itu, Ilyas A Hamid yang kini menjadi terdakwa dalam kasus korupsi dana kas Pemkab Aceh Utara sebesar Rp 220 miliar, juga harus keluar dari Pendapa Bupati yang selama ini dihuninya bersama dengan keluarga. Tapi, ironisnya ia mengaku tidak tahu harus tinggal di mana, karena tidak punya rumah.

Dia mengaku bahwa sampai sekarang belum punya rumah sendiri sebagai tempat tinggalnya bersama keluarga. Karenanya, ia memberanikan diri dengan meminta perhatian tokoh masyarakat setempat agar berkenan mengizinkannya untuk tinggal sementara di bekas Kantor Tim Penggerak PKK Aceh Utara.

Ilyas A Hamid yang kembali mendaftar untuk maju sebagai calon bupati setempat pada Pilkada yang akan datang, mengatakan akan mencari rumah kontrakan di kawasan Lhokseumawe untuk tempat tinggalnya bersama keluarga.

“Selama belum dapat rumah kontrakan untuk tempat tinggal bersama keluarga saya pinjam pakai bekas kantor tim penggerak PKK,” ujarnya kepada Serambi, seusai mendaftarkan pencalonannya di Kantor KIP Aceh utara, Jumat (7/10) malam.

Menurut Ilyas A Hamid, rumah memang ada di kampung Nisam Antara, tapi itu rumah Tgk A Hamid (orang tuanya), bukan rumah dia. Dia tak mungkin dapat tinggal bersama keluarganya di daerah itu, karena sedang adanya kegiatan persiapan Pilkada. Dia mendaftar sebagai calon dari jalur independen bersama wakil Tgk Abdul Wahab Mahmudy (Kadis Syariat Islam).

Dalam catatan sebelumnya, tatkala Ilyas A hamid dulu mendaftar untuk calon Bupati Aceh Utara empat tahun lalu, memang tak ada rumah pribadi dan juga tak ada kenderaan (mobil) pribadi. Hanya beberapa Mah tanah kebun dan sawah yang ada, karena dia hidup sebagai petani. Sementara rumah pribadinya di Batee Pila Kecamatan Nisam Antara, telah dibakar masa konflik aceh mendidih.

Terkait dengan pelantikan Pj Bupati kepad Drs HM Ali Basyah, Ilyas mengaku telah menerima undangan dari Gubernur untuk menghadiri pelantikan PJ yang akan berlangsung di Banda Aceh, (10/10). “Saya akan berupaya hadir langsung pada acara tersebut,” katanya yang didampingi Kepala Dinas Syariat Islam Tgk Abdul Wahab Mahmudy. (ibrahim achmad/Serambi Indonesia)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s